Kamis, 24 Maret 2016

Soto Udang

Saya penggemar soto. Apalagi soto bening. Suka juga dikit-dikit belajar sotosop. eh.. hehehe... aslinya pengen nyoto ayam. Tapi karena di abang-abang tukang sayur, si ayam sudah digondol sama pembeli lain ( etdah.. digondol. emange kucing?), makanya ganti deh. di kotak es dari strerofoam si abangnya masih ada udang dan ikan kembung. pilihan jatuh pada si udang. ya sudah. mari kita masak soto.

Senin, 01 Desember 2014

ISTRI SHOLEHAH

Jadi ingat lagi haji Rhoma. Lyric-nya gini nih
"Setiap keindahan perhiasan dunia, Hanya isteri salehah perhiasan terindah
Setiap keindahan yang tampak oleh mata. Itulah perhiasan, perhiasan dunia
Namun yang paling indah di antara semua Hanya isteri salehah, isteri yang salehah
Setiap keindahan perhiasan dunia Hanya isteri salehah perhiasan terindah
Hanya isteri yang beriman Bisa dijadikan teman Dalam tiap kesusahan
Selalu jadi hiburan Hanya isteri yang salehah Yang punya cinta sejati
Yang akan tetap setia Dari hidup sampai mati Bahkan sampai hidup lagi"

Eh... Tapi suwer terkewer-kewer. Saya bukan fans haji Rhoma. Itu lagu di atas juga saya gak bisa nyanyiinnya. Cuma pernah dengar sepenggal dan ingat yg "perhiasan... Dunia... Hanya istrii.. Shaleha...".   Dan kayaknya haji Rhoma terinspirasi dari hadist yang diriwayatkan oleh HR Muslim
"Dunia ini adalah perhiasan dan seindah-indahnya perhiasan dunia adalah wanita sholehah."

Seperti apa sih istri sholehah? Waduh... Secara panjang lebar mah... Aku masih jauhhh... Banget ilmunya untuk menjabarkan apa itu istri sholeha. Ya... Contohnya sih kurang lebih seperti yang mulia Sayyida Khadijah. Kalau kalian mau mengenal lebih dekat bagaimana Sayyida Khadijah, bisa baca buku mbak Vina dan mbak Mughniar. Insyaallah banyak memberikan gambaran seorang istri sholehah. Sangat bagus buat dicontoh, diterapkan sehari-hari.

Minggu, 15 Juni 2014

Liebster Award-Semoga Pertemanan Kita Diberkahi Allah.


dapat colekan dari temanku yang cantik mbak Naqiyyah Syam di ajang Liebster Award. Award sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antar blogger. makasih ya mbak Naqi udah nyolek aku.^_^.

Untuk ikutan Liebster Award ini caranya adalah....

Rabu, 26 Maret 2014

Menghilangkan Bau Lemari

Hehehe... Postingan kali ini tentang lemari. Punya lemari baru yang sesuai budget dan design yang diinginkan memang harus pesan khusus. Hal itu membutuhkan waktu cukup lama. Bisa hingga sebulan. Beda lagi bila membeli sesuai stock toko meubel bersangkutan. Selama saya jadi anak kos dan menikah, akhinya hanya memakai lemari knock down yang terbuat dari papan partikel.

Semula kami memilih yang bermerk cukup terkenal. Tapi tetap saja papan partikel dengan densitas tinggi pun tetap kalah dimakan waktu bila bersaing dengan lemari kayu asli. Apalagi anak balita saya suka sekali main di dalam lemari. Kebetulan sulung saya berbadan bongsor. Berapa kali tertendang, akhirnya setelah beberapa tahun rontok juga.

Saat kami butuh lemari baru, pas banget dengan kondisi keuangan lagi mepet. Bersamaan dengan mengumpulkan down payment rumah. Weww.. Akhirnya kami membeli lemari dua pintu murahan yang juga terbuat dari papan partikel. Namun mutunya kurang bagus. Plus wanti-wanti ke baluta saya yang beranjak besar agar tidak bersembunyi dalam lemari. Saya beri penjelasan yang dapat dia terima. Alhamdulillah lemari bertahan selama 3 tahun.

Akhirnya kami memutuskan membeli lemari kayu pesanan khusus. Sebenarnya bukan pesanan khuSus yang bergaya gimanaaaa gitu. Atau Ukuran khusus segedhe gaban? Bukan juga. Kami hanya memesan lemari biasa tanpa banyak ukiran yg kebetulan sedang tak ada stok di toko tersebut.

Ternyata  tak cuma masalah menunggu lemari jadi. Masalah lain ada saat lemari jadi dan dikirim ke rumah. Baunya menyengat bukan kepalang. Baunya membuat kami terbatuk saat tak sengaja menghirupnya. Rasanya tenggorokan gatal dan tercekik. Mata kami pun pedas dan perih. Hal ini terjadi bila cat yang dipakai untuk melapis kayu lemari berpencair tiner.

Saya telpon toko meubel. Mereka hanya menyarankan untuk dikipas dan dibiarkan terbuka. Pas saya tanya berapa lama, dia jawab sebulan! What? Akhirnya kami terpaksa camping di ruang tamu. Kemudian atas saran beberapa teman untuk meletakkan bubuk kopi.  Browsing internet isinya meletakkan bubuk teh, garam, dan air bercuka.

Setelah saya pikir dengan otak mungil saya, akhinya saya putuskan untuk meletakkan arang sebanyak mungkin. Secara Kan arang menghisab bau. Alhamdulillah setelah satu setengah minggu bau tak enak segera pergi.

Letakkan kertas koran di masing- masing rak dan diatasnya diberikan Arang kayu atau batok kelapa. Just that! so simple isn't it? Jadi, saya persilakan memakai arang untuk menghilangkan lemari atau ruangan bau cat. semoga tips ini berguna. aamiin

Rabu, 15 Januari 2014

Mana Pilihan Kamu : Kompor atau Kulkas

Hehehehe... bukan,ini bukan sedang menawari kalian untuk membeli kulkas atau kompor dagangan. Lha iya. aku belum menjadi pedagang alat rumah tangga. Pengennya sih iya. Tapi modalnya kan kudu besar. Eh.. ini juga bukan nawarin hadiah lho. Lha aku sendiri cuma punya kompor satu, dan kulkas satu pintu satu. itu juga beli dari jaman jebot. Alhamdulillah, keduanya dikasi awet. Ini tentang curhatanku. ^_^

Ini tentang pilihan sikap saat dicurhati entah teman, tetangga, atau sodara. Kalian milih menjadi kompor meleduk yang makin membakar emosi, atau justru menjadi kulkas yang ngademin? Kalo aku... sepanjang ini masih bercita-cita menjadi kulkas untuk curhatan sahabatku. tapi... ya itu. seringkali masih terseret arus emosi teman. Merasanya kompor itu adalah bentuk solidaritas teman. E... jangan salah tapi yak. Sesekali aku sangat menikmati menjadi kompor, terutama untuk urusan positif. Nyemangatin gitu deh ceritanya. Hehe..

Sebenarnya apa sih yang dibutuhkan seorang teman yang curhat? terutama masalah yang berkaitan dengan emosi. Sependek pengetahuanku sih, ya dukungan. Namun, dukungan seperti apa yang sesungguhnya mereka butuhkan? Bila kalian tanya langsung ke si pemilik masalah, pastilah jawabannya beragam.
"Loe bantuin gue gamparin dia napa?" atau...
"Bantu gue buat nggak nyapa dia lagi..." atau..
"Gue cuma butuh loe sebagai 'tempat sampah'.."
"Gue cuma butuh tepukan menenangkan.."
atau entah apa lagi.

Tapi sungguh, dibalik semua masalah itu, yang dibutuhkan teman yang sedang curhat adalah solusi dari permasalahannya. Bukan untuk memperunyam masalah. Mereka butuh didinginkan kepalanya agar hati tak terbakar emosi, sehingga mereka mampu berpikir jernih dalam menganalisa masalah yang ada dan menemukan solusinya.

So, apa saja yang kira-kira diperlukan?
1. Dengarkan. Luangkan waktumu sejenak untuk mendengarkan curhatan mereka. Itu adalah bentuk dukungan mendasar bagi orang yang ingin curhat.

2. Dinginkan. Jangan membakar emosi yang telah terbakar. tak ada gunanya. Kemungkinan yang ada adalah memperunyam masalah. Bahkan bisa jadi diri kita sendiri ikut terlibat dan dibelit masalah. Berkata-katalah yang baik. Bantulah untuk menenangkannya. Jika dia menangis, berikan entah tissue atau sapu tangan. Ajaklah duduk, mengambil nafas panjang, dan berikan air putih. Bila masih merasa emosi setelah sesi curhat dan lain-lain, ajaklah membasuh muka atau berwudhu. kemudian sebut nama Tuhan atau istighfar.

3. Bantu menemukan solusi sepanjang kita bisa. Tergantung permasalahan yang dia hadapi. Bila perlu bantu mencari bantuan pihak berwenang bila menyangkut keselamatan.

4. Terkadang setelah curhat, mereka hanya butuh untuk sendiri.

5. Ada yang mau nambahin? ^_^

Tapi tau nggak, sering kali kita sendiri sulit menemukan teman curhat terpercaya. So, what we have to do? Kita kan punya Tuhan, Allah adalah tempat curhat sebaik-baiknya. Curhatlah dalam doa-doa yang panjang, sujud-sujud yang dalam, dan Allahlah tempat terbaik kita berharap.

 
 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

#mari berbagi mutiara hikmah. insyaallah berbagi mutiara ini tak akan rugi dan makin banyak.