Selasa, 09 Agustus 2016

Faber Castell-Teman Baru Kreatif Blogger





Ah, hari yang menyenangkan. Alhamdulillah. Siang itu aku menghadiri undangan workshop berkreasi menggunakan dua jenis produk Faber Castell. Yaitu Marker Pen Faber Castell dan Connector Pen Faber Castell. Dan acara itu bertepatan dengan pameran seni Faber Castell “KREATIVITAS TANPA BATAS” yang di helat di Kemang Village Lippo Mall di bilangan Kemang. Acara dimulai sekitar pukul 1 siang. Aku kebetulan berangkat bareng sama mak Deasy Maslianita Burhan, emak blogger cancer survivor yang jago masak dan fotografi.

 
PARA EMAK BLOGGER



Setelah daftar ulang dan bertemu beberapa teman blogger yang lain, segera kami cari tempat duduk. Tak lama kami dibagikan sebuah amplop besar yang menggembung. Setelah dibuka, taraa…. Isinya satu set Connector Pen Faber Castell warna warni dan Permanent Creative Marker Pen Faber Castell.

 
IKUTAN NARSIS BARENG MUG

Acara workshop bertagar #NgeblogKreatif ini dimulai dengan dibolehkan.. emm.. wajib selfi karena kalo nggak selfi rugi (soale dapet hadiah… xixixi)- dengan produk Faber Castell. Dan nantinya juga selfi dengan hasil kreasi dengan produk Faber Castell.



Kemudian mbak Yayuk dan setelahnya mas Rizal- yang udah melanglang buana memberikan workshop sampai ke luar negeri (hebat euyy.. kita dapet ilmu dari orang hebat. Alhamdulillah…)- mengajarkan beberapa teknik Pewarnaan. 


Teknik-teknik pewarnaan tersebut antara lain :


Teknik Pointilism.

Teknik ini menggunakan titik-titik untuk mewarnai sebuah bidang gambar. Titik-titik yang digunakan bisa satu warna dengan kerapatan yang berbeda untuk menunjukkan gradasi. Semakin rapat titik-titik, semakin terkesan gelap. Semakin renggang, semakin terkesan terang. Teknik pointillism ini juga bisa di padukan dengan warna lain yang bergradasi lebih terang atau kearah lebih gelap, dengan kerapatan yang sama. Bisa juga diaplikasikan dengan random atau acak berbaur dengan warna lain.




Teknik shading

Teknik ini menimpa warna yang lebih terang, ke warna yang lebih gelap. Penggunaan atau pengaplikasian warna yang terang terlebih dahulu ke sebuah media, baru kemudian warna yang lebih gelap di timpakan di atas warna yang lebih terang tadi, tapi tidak menutup semua warna terang agar terlihat gradasi warna yang bertujuan membuat gambar lebih berdimensi.




Teknik Contouring

Teknik mengisi bidang gambar dengan mengikuti bentuk terluar sebuah gambar. Teknik ini dilakukan garis bentuk gambar kearah dalam bisa dengan satu warna, bisa dengan warna yang bergradasi yang hampir serupa dengan warna gambar terluarnya. Bisa juga dengan warna bebas yang bercampur dengan warna lainnya. Atau berselang seling dengan warna complementernya, boleh juga dengan warna yang analogousnya.

Warna complementer sendiri adalah warna yang berseberangan dengan warna yang lainnya di colorwheel chart.*cek gambar grafis

Warna analogous sendiri adalah, warna yang masih satu gradasi. Semisal hijau muda-hijau tua-hijau lumut. Merah tua- merah jambu- merah maroon dll.




Teknik Paterning

Teknik ini menggunakan pola atau motif yang berulang. Secara tradisional biasa kita temui pada batik. Bentuknya bisa berupa lengkungan serupa sisik yang berulang, atau bulatan mirip bentuk obat nyamuk, dan sebagainya.




Teknik Mosaic

Teknik ini dengan membuat mosaic dengan bentuk yang berulang. Missal bentuk segi tiga, segi lima, atau segi enam berulang, yang kemudian diisi dengan warna baik secara gradasi atau secara acak.




Teknik Squiggling

Teknik ini seperti membuat benang kusut/mie keriting/kabel telpon. Teknik Squiggling ini, bisa dilakukan baik secara teratur, maupun secara acak atau random. Untuk memberikan efek 3 dimensi, pengaplikasian teknik ini bisa me-squiggling dengan warna yang terang kemudian ke warna yang gelap, atau squiggling yang makin rapat untuk efek warna lebih gelap. menuju making renggang untuk efek warna lebih terang.


Teknik-teknik di atas, selain artistik, juga jadi lebih hemat dalam pemakaian alat gambar. Ajarkan pada anak-anak teknik ini, insyaallah anak-anak lebih hemat. xixixi...

Setelah kami belajar teknik-teknik pewarnaan, kemudian kami diperkenalkan pada produk-produk Faber Castell: 


Permanent Creative Marker Faber Castell... OMG aku suka!!! Permanent Creative Marker ini bisa diaplikasikan di berbagai media gambar :


Keramik, mau buat piring keramik hias sendiri, atau mangkuk biru ala-ala disnasti cina yang mahal, bisa! Asal kreatif aja buatnya. Mau bikin mug custom sesuai soul yang keche tiada tanding, bisa juga. 


Kain, mau kain kaos, katun, atau kanvas, bisa! Untuk menghias sepatu kets putih custom sesuai selera kita sendiri. Mau bikin gambar kartun, atau doodling atau apapun juga dengan teknik suka-suka, bisa. Atau mau menghias tas belanjaan yang kita buat sendiri dari kain bekas bungkus terigu, nggak kalah cantik dong. Dari pada belanja pakai kantong plastic kresek. Cintai bumi cyin. Media lain, mau hias topi kain polos berubah jadi cakep to the max, tempat pensil kain, atau bahkan kanvas lukis untuk hiasan dinding. Boneka kain.

Helmet. Helmet? Iya… helmet. Pengaman kepala kita saat berkendara roda dua. Atau roda empat buat touring. :D. bisa lho… mana hasilnya juga bisa keren. 


Patung clay. Bikin hiasan dari clay , lalu setelah kering kita bisa warnai.

Plastic. Plastic apa aja. Tumbler minum, pencil case, tempat makan, dan sebagainya.

Gelas/kaca. Mau bikin gelas makin cantik dengan lukisan sendiri, bisa, bikin gelas  dengan teknik mosaic ala-ala kaca patri, bisa. Bahkan gelas bohlam lampu juga bisa makin heboh digambar dengan Permanent Creative Marker pen ini.

Silicon. Bikin makin cantik case handphone dengan custom gambar pribadi. Nggak ada yg nyaingin.

Kayu. Mempercantik frame foto, atau membuat hiasan dinding dari talenan, spatula, atau centong kayu. Hayukk aja.



Kebayang, kan? Betapa bejibunnya hasil kreativitas kita dengan Permanent Creative Marker pen dari Faber Castell ini. Pokoknya, aku sih Yes ya.



Connector Pen Faber Castell .Produk Faber Castell yang kedua ini tersedia dalam 100 gradasi warna!!*sumber : connector pen-wikipedia

Kebayang kan, kreativitas warna seperti apa dengan varian warna segitu banyak. Nah, bagusnya lagi nih, si Connector Pen Faber Castell ini mudah dibersihkan. Bila anak-anak menggunakannya, trus nggak sengaja kena baju, atau kulit, Connector Pen ini mudah dibasuh dengan air untuk membersihkannya. Dan bagusnya lagi, Connector Pen Faber Castell ini tintanya kurang lebih terbuat dari air dan food coloring. Bila balita yang lagi belajar menggambar terkadang mengemut tinta di mulut, jangan khawatir, bebas racun. Tapi ya tetep, bagusnya jangan masuk mulut ya… xixixi.. nih ya. Sangking amannya si tinta Connector Pen pernah lho diminum sama bos Faber Castell. Wow… xixixi…



Udah gitu ya… pen, dan tutupnya itu bisa saling terkoneksi antara satu pen dengan pen yang lain. Jadi nggak mudah ilang. Dan kerennya lagi, Connector Pen ini bisa untuk membuat kreativitas lain berupa rancang bangun tiga dimensi. Bisa kolaborasi dengan gambar yang telah kita buat, dan warnai menjadi kupu-kupu, roket, burung, apa saja. Gali kreativitasmu. Bisa juga dengan menggabungkan banyak Connector Pen menjadi mobil, kapal layar, excavator, pesawat terbang, apa saja!  Bener-bener wow. Bener-bener kreativitas tanpa batas.



Ah, saya memang sudah jatuh hati sedari saya masih kecil dengan produk Faber Castell. Saya mengenal pertama kali pada produk pensil warnanya. Kemudia Water Color Pencil yang mengubah goresan warna pensil warna seperti hasil lukisan cat air, saat kita sapukan kuas yang telah dicelup air pada hasil pewarnaan pensil warna Faber Castell.

Apalagi pas lihat pameran seni rupa Faber Castell “Kreativitas Tanpa Batas”. Berbagai macam benda seni, baik seni instalasi  bentuk kapal menggunakan Connector Pen, gaun dari pensil Faber Castell, patung dada menggunakan pensil Faber Castell, juga lukisan-lukisan beraneka gambar baik yang dilukis oleh orang dewasa maupun anak-anak yang dihasilkan dengan pewarna dari produk Faber Castell.

Pameran ini juga menunjukkan hasil-hasil karya dengan menggunakan produk Permanent Creative Marker Faber Castell.







Ah… bahagianya saya. Juga kedua anak saya yang kebetulan ikut serta saya ajak. Mereka dengan riang mewarnai dengan Connector Pen, juga menyusunnya membentuk rancang bangun sesuai imajinasi mereka. Pulang membawa aneka warna Connector Pen juga. alhamdulillah.


Yang jelas, for the next nih, saya bisa mempercantik tampilan foto pelengkap blog saya dengan Connector Pen dan Permanent Creative Marker Faber Castell. entah dengan mempatern sendiri mangkuk atau piring saji, gelas dilukis, kertas di warnai connector pen untuk di tempet di ujung atas food picker, atau memberi motif napkin yang polos sesuai selera, untuk foto resep masakan. tentu saya dengan budget yang murah meriah.

Plus... bisa bikin laman baru dengan judul art and craft. asyikkk... insyaallah...
Dan tambahan lagi nih yang asik. pas aku share foto hasil doodling-an diatas keramik tuh, beberapa temen jadi pesen custom mug buat aku doodling. alhamdulillah... love deh pokona mah. xoxo

 






21 komentar:

  1. keren ya, cuma aku sih gak bisa gambar

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mbak Tira, cobain mbak. doodling gak susah kok. insyaallah.

      Hapus
  2. Kereeeen... Jadi pengen nggambar ngeliatnya ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih apresiasinya mbak izzah. ayo mbak.. berburu.. ntar bikin deh.

      Hapus
  3. Wah senangnya yang dapat permanent marker!

    Sumpah mbak, gambarnya keren ketje baday! Boleh berguru nggaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. mbak tanti ah... dirimu itu lho masternya. makasih ya mbak tanti apresiasinya. seneng deh...

      Hapus
  4. Balasan
    1. iya. sayang terbatas ya. moga2 ada lagi ya mbak kania. makasih udah mampir mbak.

      Hapus
  5. Mba anik...itu yg piring bagus buanget...

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasihhhh banyak mbak deasy... pengen euy workshop art lagi ya.

      Hapus
  6. Mba anik...itu yg piring bagus buanget...

    BalasHapus
  7. Bagus mbak gambarnya, aku mah ndak bs gambar hehee

    BalasHapus
  8. mbak ... postingannya memberikan sesuatu yang penting. Ini yang saya cari: Permanent Creative Marker pen. belii ah ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. bunda sugi cocok deh buat bunda. kreatif banget.

      Hapus
  9. wah.. top banget dah share nya..

    ijin bookmark ya mba..

    selama ini saya cuma tau shading warna make pensil biasa aja. sekarang abis liat penjelasan mba jadi pede nih buat mewarnai juga. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih banyak mbak rina apresiasi dan bookmarknya. :)

      Hapus
  10. semoga belum telat.. terakhir di gramedia matraman fine liner lagi diskon. Jadi 10rbu. Ak beli di toko buku dekat rumah 13rbu. :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. gimana mbak? dapet kan? belum telat?

      Hapus