Selasa, 21 Februari 2012

Ibu Adalah Bagian Arsitek Bangsa

Sebuah ungkapan kondang (bukan hadist) bahwa "Wanita adalah tiang Negara, apabila wanita itu baik maka Negara akan baik, dan apabila wanita itu rusak maka Negara akan rusak pula", insyaallah ada benarnya. 

Seorang Ibu, yang nota bene adalah wanita - tanpa mengesampingkan dan mengecilkan peranan seorang ayah - adalah pokok atau tonggak dari suatu bangsa. Semenjak anak itu masih berupa sel telur dan saat pembuahan dengan menyebut Nama Tuhan, Ibu dan Ayah memohon pada Tuhan, bila kelak menjadi janin adalah janin yang sehat. Bila kelak lahir menjadi anak yang sempurna fisiknya, sempurna juga akal budinya, dan bertumbuh menjadi anak sholeh/sholeha yang cerdas, sehat, dan berguna, baik bagi dirinya, keluarganya, lingkungan sekitarnya, maupun bagi bangsa dan negaranya.

Semenjak dari dalam bentuk janin, seorang ibu akan berusaha memberikan nutrisi terbaik bagi buah hati dalam kandungannya. Ibu akan berusaha menghindari atau berpantang makanan-makanan yang hanya akan merugikan buah hatinya, atau kesehatan dirinya yang juga terkait dengan kesehatan janinnya.

Ibu juga akan berusaha mengoptimalkan konsumsi makanan yang mendukung perkembangan dan kesehatan janinnya baik melalui makanan sehari-hari yang seimbang, dan dilengkapi susu pendukung ibu hamil, kadang juga dengan mengkonsumsi jenis vitamin ibu hamil, terutama folat. Jaman yang modern ini, seorang ibu hamil telah dapat mengkonsumsi susu khusus ibu hamil yang lengkap kandungan gizi pendukung kehamilan. Biasanya susunya telah lengkap kandungan asam folat, DHA, iron atau zat besi, dan kalsium. Kombinasi ini biasanya disebut dengan ADIK untuk mengingatnya.

Asam folat sendiri mempunyai berperan penting dalam pembelahan sel janin. kekurangan asam folat bisa mengakibatkan spina bfida atau kelainan sumsum tulang belakang yang tidak menutup dengan sempurna, dan kelainan bayi yang tak memiliki batok kepala. Sebenarnya sumber-sumber folat juga terdapat pada beberapa sayuran seperti brokoli, bayam, asparagus, juga pada hati, dan serealia. Namun, terkadang seorang ibu hamil yang mengalami emesis lebih memilih susu sebagai pengganti makan beberapa macam sayuran atau makanan itu.

DHA adalah asam lemak yang penting dalam pembentukan komponen otak. DHA sendiri bisa terkandung dalam ikan laut, kuning telur dan susu.

Iron atau zat besi, sangat berperan dalam pembentukan plasenta, dan pembentukan sel darah bagi ibu dan bayinya. Zat besi bisa ditemukan pada makanan berupa daging sapi, hati sapi, udang, kerang, beberapa kacang-kacangan, dan beberapa sayuran seperti bayam dan kangkung.

Kalsium berperan penting dalam pembentukan tulang dan gigi bayi. Kalsium juga mendukung kekurangan kalsium pada ibu hamil yang bisa berakibat osteoporosis pada ibu hamil. Kalsium bisa didapatkan dari susu, bayam, brokoli, ikan teri dan beberapa kacang-kacangan.

Tak hanya menjaga konsumsi makanan, seorang ibu yang tengah mengandung juga akan berusaha "memperkaya" kecerdasan janinnya melalui mendengarkan pembacaan ayat-ayat kitab suci, hingga instrumentalia musik klasik yang oleh banyak kalangan dan banyak artikel di klaim membantu meningkatkan kecerdasan janin selain menenangkan baik ibu maupun janin.

Ibu yang tengah mengandung juga akan menjaga kesehatan dengan menghindari paparan polusi, dan berolah-raga yang cukup yang sesuai dengan jenis olah raga untuk ibu hamil.

Semenjak bayi telah lahir pun, seorang ibu akan memenuhi hak-hak anaknya semisal mengusahakan terpenuhinya ASI eksklusif. Bila pun seorang ibu mendapatkan hambatan berupa tak munculnya ASI, mereka akan mengusahakan susu terbaik pengganti ASI yang telah diformulasikan mendekati kebaikan ASI. Atau di jaman ini, telah muncul pula bank-bank ASI.

Karena ibu, adalah guru terbaik bagi anaknya, seorang ibu juga akan mengusahakan pendidikan terbaik bagi putra putrinya. Pendidikan awal pra sekolah yang paling sederhana dan murah, bisa dengan membacakan cerita atau dongeng sesuai usia, mengajak bermain-belajar bersama, dan memberikan perhatian dan kasih sayang. Seorang ibu juga diharapkan mengajarkan perilaku sopan santun juga empati-simpati pada anak. Pendidikan sopan santun serta rasa empati-simpati itu sendiri paling mudah diajarkan melalui contoh dan tuturan sederhana.

Maka dari itulah, Ibu adalah bagian arsitek bangsa. dimulai dari pemberian gizi, hingga pendidikan.

Tulisan ini disertakan dalam "Lomba Blog NuB" pada link : http://nutrisiuntukbangsa.org/blog-writing-competition/

6 komentar:

  1. Link-nya gak bisa dibuka, kenapa ya mbak?
    Error terus

    BalasHapus
    Balasan
    1. masak mbak elyn.duh..kenapa ya?atau emang lg underconstruction.ntar coba ku cekiprot lagi.

      Hapus
  2. Like it!!!! good luck mbak Anik ..moga menang lagi ya kayak yang sebelumnya. Aaminn

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin.semoga ya mbak icha bella.aamiin.

      Hapus
  3. Kayaknya sudah kumplit nih diborong ma mbak Anik materinya :D
    Good luck mbak ^__^

    BalasHapus