Senin, 24 Desember 2012

Be A Superspeedy, The World in Your Hand


baby Super  Speedy
Pagi itu dibulan september 2007, adalah pagi yang cerah ceria. Dan tepat jam 10 pagi, lahir dari rahimku bayi mungil yang cantik melalui prosedur Sectio Caesarea. Meski kondisiku lemah setengah terbius, namun hatiku jejingkrakan penuh kebahagiaan.
"Selamat ya Bu, anak Ibu sehat cantik dan gifted. jaga dia baik-baik dan didik dengan baik bu." pesan dokter. Aku sungguh bahagia. Namun saat itu aku sungguh tak mengetahui apa maksud dokter dengan gifted baby. Karena menurutku setiap bayi adalah keajaiban.

Selasa, 11 Desember 2012

Bersama Unilver Pureit, Membantu Melindungi Kelestarian Mata Air Alami



Masih teringat kemarau kemarin. Rumahku yang berlokasi di bilangan Tanah Baru Depok, mengalami kelangkaan air mineral dalam kemasan. Dan ternyata, melalui percakapan maya bersama teman-teman sesama ibu rumah tangga, tak hanya depok yang mengalaminya. Bogor dan DKI Jakarta pun tak jauh berbeda. Air mineral harganya melonjak tinggi, dan mau tak mau menjadikan kami, para ibu rumah tangga geleng-geleng kepala seraya mengencangkan ikat pinggang.

Selasa, 04 Desember 2012

Long Term Resolution



Resolusi? Ah, sepertinya tak pernah mematok aku harus menggapai apa. Hidupku lebih condong go with the flow. Mengalir saja mengikuti aliran. Tapi sebenarnya nggak ngalir-ngalir banget sih. Ada beberapa bagian yang aku merencanakannya, mematok untuk menggapainya. Tapi jangka waktunya memang kecenderunganya lebih dari satu tahun.

Kamis, 29 November 2012

Dapur Modena-Dapur Impianku





"Memiliki dapur yang cantik, rapi, modern dan mudah dibersihkan, siapa yang bisa nolak?"

Aku adalah ibu dari dua orang anak. Anak pertamaku berusia lima tahun, perempuan cantik dengan aktivitas sekolah taman kanak-kanak dan bermain yang cukup padat. Dia memerlukan asupan gizi yang baik.

Naura (Ola) Nasution

Kamis, 18 Oktober 2012

Harapan Untuk PLN : Mewujudkan Listrik Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik



Ayat (2) Pasal 33 UUD 1945 berbunyi “Cabang­-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.”

Perusahaan Listrik Negara atau PLN sebagai pengemban tugas “menguasai” listrik dalam sekala nasional sebagai representasi pemerintah/negara. Dalam hal ini tugas “menguasai” dalam bentuk kebijakan (policy), pengatur (regulator), pengurusan/pengelolaan (management/administrator), dan pengawasan (control).

Sebagai perusahaan penyedia layanan listrik terbesar di Indonesia, PLN menjadi ‘sandaran energi’ bagi jutaan penduduk Indonesia. Baik sebagai konsumen akhir atau non produktif maupun konsumen industri/produktif baik dari skala besar hingga industri kecil kelas rumah tangga. Layanan yang baik dan pasokan listrik yang berkesinambungan untuk kehidupan yang lebih baik, tentu merupakan harapan seluruh konsumennya dan menjadi tujuan dari PLN sendiri, seperti pada motonya. Listrik untuk kehidupan yang lebih baik.

Selasa, 07 Agustus 2012

Mudik Lebaran Paling Mendebarkan


Menikah ternyata telah merubah ritual lebaranku pada jaman masih bujang. Yang jaman masih bujang, tinggal bawa diri aja pulang kampung dan tidak terlalu memusingkan barang bawaan atau oleh-oleh karena biasanya telah ku paketkan beberapa hari sebelum tanggal keberangkatan. Dan isi oleh-olehnya pun baju tuk keponakanku yang jumlahnya belum begitu banyak. Tapi ternyata, banyak hal berubah setelah menikah. Apalagi setelah punya anak sendiri.

Lebaran setelah menikah harus banyak persiapan. Dari persiapan jauh-jauh hari merancang cuti suami, memesan tiket, menyiapkan segala baju dan pernak-pernik bepergian dari aku, suamiku hingga anakku, persiapan angpao lebaran, sampai mencari oleh-oleh untuk keluarga di kampung. Selain itu harus kompromi dengan jadual lebaran suami juga. Baik jadual piket kantor maupun jadual pulang kampung. Maklum, kampung kami beda dan jaraknya jauh…sekali. Aku berasal dari jawa tengah..sedangkan suamiku berasal dari sumatera utara. Jadi harus bergantian setiap tahunnya. Dan harus bergantian dengan jadual piket suami juga. Bila tahun ini bisa ambil cuti, harus menentukan pulang ke mana, sumatera utara atau jawa tengah, bila jatuh pilihan di jawa tengah, maka dua tahun ke depan harus pulang kampung ke sumatera utara. Bukan tahun berikutnya? Gak bisa! Karena tahun berikutnya harus “jagain Jakarta”, piket dua tahun sekali bergantian dengan sejawat suamiku. Gak harus stay di office sih.Cuma duty on call aja.

Minggu, 05 Agustus 2012

Cool and Creative-Silver dengan Garis Ungu-Itu Aku


Sedari kecil, aku mencintai segala sesuatu yang berbau art. Utamanya visual art, dan terbukti pada psikotest dengan hasil menonjol pada kemampuan jenis kecerdasan spasial. Sebuah kecerdasan yang sangat erat kaitannya dengan kreativitas artistic yang mampu mewujudkan gambaran dalam imajinasi/pikiran dalam otaknya, dan menuangkannya ke dalam bentuk gambar  dua dimensi, atau bentuk 3 dimensinya.

Proses digital editing dan hasilnya

Kamis, 02 Agustus 2012

Cantik


Cantik, dulu di saat saya masih berusia belasan tahun adalah kata yang sepertinya “nggak aku banget”. Hehehe…selain karena penampilan dan pembawaan yang tomboy alias kelaki-lakian, juga karena saat itu belum mengenal kata merawat diri. Semenjak kecil memakai celana pendek atau panjang yang berpasangan dengan kaos oblong serta sandal jepit. Itu adalah kostum andalan saat bermain apa saja. Dari sekedar sepedaan keliling kampung sendiri hingga ke kampung orang, atau juga bermain aneka permainan tradisional serta bermain air di sungai. Tampilan yang ada adalah kulit hitam legam dan bersisik.

Jumat, 15 Juni 2012

Iklan-Iklan yang Terkomentari Ola

Hehehe...postingan ini catatan harianku dalam menghadapi anakku. Makin hari, dia makin kritis dalam melihat segala sesuatu. Makin hari makin banyak pertanyaan yang dia ajukan sehubungan dengan apapun.

Sekaang sih lagi suka banget mengkritisi iklan.

1. Iklan sabun mandi anti septic.
Produk terbaru khusus untuk pria. berikut ini dialog antara aku dan anakku:
Ola: mama, itu sabun D***l baru mah. Buat ayah-ayah ya mah?
Mama : Iya ya, baru. Yuk belikan buat ayah.
(ternyata di akhir iklan laki-laki yang mandinya pakai produk tersebut di samperin wanita cantik dan wanita itu seperti menempel pada laki-laki itu)

Selasa, 12 Juni 2012

Karya Untuk Lomba Foto Blogfam

Rajinnya anak cantikku bantuin mamanya cuci piring^_^


Abis mandi dan sudah wangi. Pose dulu:D

Pura-pura jadi cover majalah. Keren kan???..

 
Action as a painter artist.


nyanyi....twinkle little star...
senyumku manisss...sekali^_^

Senin, 11 Juni 2012

Betapa Kaya Rayanya Ragam Bahasa di Indonesia


Sama sekali tak ada niatan rasis dalam tulisan saya kali ini. Eh, di tulisan yang lain juga nggak lah. Memang sih, disini terkandung beberapa nama ras di Indonesia. Tapi kan memang karena Indonesia banget yang memiliki suku bangsa yang beragam. Kalo menurut Wikipedia, jumlah suku di Indonesia lebih dari 300. Wow, banyak banget. Dan sejalan dengan ragamnya suku bangsa yang ada di Indonesia, bahasanya pun beragam-ragam pula dengan tradisi yang berbeda-beda pula.

Saya sendiri, orang jawa yang menikah dengan orang bersuku Batak Tapanuli Selatan. Sungguh tak pernah menyangka saya akan menikah dengan orang seberang pulau. Tapi namanya juga jodoh, meski harus menyeberang pulau pun, pasti akan bersatu juga kan?

Saya satu-satunya anak bapak ibu yang menikah dengan orang suku lain. Kakak-kakak saya semua (kebetulan saya bontot dari 7 bersaudara) menikah dengan satu suku (jawa). Awal saya bercerita kepada kakak saya yang ke 6 pun, dia kaget alang kepalang. Meski ditutupi perasaan kagetnya, tapi saya tetap bisa membacanya dari raut mukanya yang takjub, tak menyangka. Tapi sungguh saya bahagia, saat saya perkenalkan dia di rumah, keluarga saya menerima dengan tangan terbuka. Alhamdulillah, bukan masalah berbeda suku, toh memang Indonesia sangat kaya ragam sukunya. Yang penting akhlaknya terpuji, mampu melindungi keluarganya kelak, bertanggung jawab, dan serius.

Saat telah menikah pun, keragaman budaya makin saya rasakan. Menikah dengan adat jawa, biasa saya saksikan. Karena semua kakak saya memang menikah dengan adat Jawa, utamanya Jawa Tengah. Saat perayaan atau resepsi di tempat mertua, kami merayakan dengan adat Batak Mandailing. Memakai mahkota logam besar yang cantik, baju kurung ala melayu, gelang-gelang, kalung-kalung, serta ulos yang diselempangkan. Begitu juga hiasan pelaminan yang didominasi warna merah dan kuning yang juga dihiasi oleh ulos.

Tak beda dengan budaya Jawa saat pernikahan dengan “pembekalan” berupa nasehat-nasehat yang disebut “ular-ular”, di adat Batak Mandailing juga ada pembekalan dari saudara-saudara yang dituakan. Selain itu ada juga pemberian ulos(mangulosi) ada tepung tawar, dan upacara adat lainnya yang saya belum begitu tau artinya.

Dalam berkomunikasi sehari-hari, kami dipersatukan dengan Bahasa Indonesia, bahasa nasional kebanggaan kita. Meski terkadang kami saling lupa saat menerima telepon dari saudara di kampung. Terkadang saya terselip berbahasa jawa. Begitu pula suami saya saat berbincang dengan opung anak saya, dia berbahasa mandailing. Namun kami tak keberatan. Sedikit-sedikit malah bisa memperkaya ranah bahasa kami.

Sebenarnya, peristiwa “pengayaan ranah bahasa” secara informal ini bukan hanya terjadi saat saya menikah dengan suami saya saja. Saat mulai memasuki bangku kuliah, saya menjadi lebih terbuka mata dengan keragaman dan kekayaan bahasa yang dimiliki Indonesia dengan lebih nyata. Tak hanya tahu dari buku-buku literatur sekolah saja yang memang semenjak sekolah dasar-terutama pelajaran Pendidikan Moral Pancasila- menjabarkan betapa beragamnya suku bangsa dan bahasa di Indonesia. Memasuki bangku perkuliahan, otomatis pergaulan menjadi lebih luas dan terbuka. Kebetulan saya menuntut ilmu pada perguruan tinggi negeri yang relatif luas peminatnya dari beragam suku.

Saat saya kuliah, selama di dalam kelas perkuliahan sebenarnya kami selalu berkomunikasi dengan bahasa pengantar resmi bahasa Indonesia. Hanya sebagian saja menggunakan pengantar berbahasa Inggris. “pengayaan ranah bahasa” justru timbul di luar lingkup kampus. Hal itu justru timbul saat saya bergaul dengan teman satu kost yang kebetulan sebagian bersuku sunda dengan bahasa sehari-hari sering berbahasa sunda, sebagian lagi bersuku jawa wilayah banyumas, dengan bahasa sehari-hari sering berbahasa Banyumasan (terkadang orang sering menyebutnya ngapak-ngapak), yang relatif berbeda dengan bahasa Jawa Tengah wilayah Jogja Solo. Sementara sebagian lagi bersuku Betawi, dengan logat khasnya.

Tapi kisah saya yang menarik saya untuk belajar bahasa daerah lain adalah bukan karena mereka dengan suka rela mengajari saya berbahasa daerah mereka. Awal saya bergabung dalam lingkup pergaulan mereka di kost, justru saya sering di kerjai karena saya satu-satunya suku yang tak memiliki teman satu kost yang satu suku dengan bahasa yang sama. Saya dulu sama sekali tak memahami bahasa Sunda, bahasa Banyumasan, dan hanya bahasa Indonesia dengan logat Betawi yang saya ketahui. Bahasa Betawi memang tak beda dengan bahasa Indonesia. Hanya logatnya saja yang sedikit berubah.

Namun, mereka melakukan itu bukan dengan tujuan jahat atau melecehkan. Mereka suka saja bercanda melihat temannya kebingungan mentranslasikan bahasa mereka. Akhirnya saya minta teman satu kelas saya untuk mengajari saya sedikit bahasa sunda atau bahasa banyumasan. Saat teman satu kost mengetahui betapa saya kukuh belajar bahasa mereka, akhirnya mereka luluh dan mau mengajari bahasa mereka. dan lebih lucunya lagi, saat saya telah memahami sedikit bahasa mereka, mereka justru berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Dan saat mereka bercandaan dengan bahasa mereka atau pun bahasa Indonesia, saya bisa turut tertawa dan terhanyut dengan bercandaan mereka.

Sekarang, saat saya telah bertempat tinggal di depok saya makin belajar logat Betawi. Karena meski termasuk dalam wilayah Jawa Barat, sebagian besar penduduk depok adalah orang Betawi. Maka makin kayalah ranah bahasa saya. Alhamdulillah.

Ah bangga dan senangnya menjadi orang Indonesia. Memiliki tak hanya kekayaan alam yang sangat berlimpah, keanekaragaman hayati yang kaya ragamnya, juga memiliki kekayaan budaya yang sangat patut kita banggakan. Yang harus terus di pupuk dan dibina adalah penghargaan terhadap keanekaragaman itu. Kebhinekaan yang menuju satu kesatuan Indonesia. Keragaman budaya itulah yang membuat Indonesia berbeda dengan Negara lain. Yang membuat Indonesia “Paling Indonesia”.

Depok 11 Juni 2012

Tulisan ini diikutkan lomba blog Paling Indonesia yang diselenggarakan oleh komunitas blogger Anging Mammiri bekerja sama dengan Telkomsel Area Sulampapua (Sulawesi - Maluku - Papua)

Senin, 04 Juni 2012

Bundling Nokia-Indosat Murah Meriah Menguntungkan bagi Wanita

Pakai simcard Mentari sudah aku lakukan sedari bujang, dari jaman ponsel masih hitam putih monophonic layar kecil dan harganya masih mahal. Aku memilih Mentari karena dia pioner yang menggratiskan biaya roaming. Sebagai anak kos yang terkadang saat pulang kampung pun masih ditanya-tanya soal pekerjaan. Selain itu, pakai jaringannya kan luas.

Sampai sekarang saya masih bertahan dengan Mentari. Buat telpon teman-teman sesama mentari puasss... banget. murah siang maupun malam. Kadang sampai kuping panas kelamaan nempel ponsel. Hehehe... Sudah jadi emak-emak yang nota bene always tinggal di rumah pun nggak mau mati gaya ya. Tetap bisa kontak teman-teman baik yang sesama emak tinggal di rumah maupun emak bekerja.

Blackberry-an pun bisa pilih sesuai budget dan kebutuhan, dari harian yang cuma Rp.4.500,-/24 jam, mingguan Rp. 25.000,-/7 hari, dan bulanan Rp.90.000,-/30 hari. Dan yang lebih heboh lagi sampai geleng-geleng kepalaku nih.. lagi promo blackberry full service Rp.90.000,- untuk 3 bulan. gila ya...murahnya... Buat emak-emak yang suka banget ama yang namanya gratis, diskon dan murah meriah tapi berkualitas, jelas bikin ngiler. aih..makin gaul nih. Bisa gaul di facebook, twiteran ampe jempol bengkak, bisa push email, browsing berita-berita terkini.

Dan berita heboh terbaru yaitu paket bundling Indosat Mobile dan Nokia yang berisi Kartu Indosat Mobile dan handset Nokia. Paket Bundling ini hadir untuk wanita Indonesia dengan benefit gratis paket hebat keluarga selama 30 hari dan Layanan Info Wanita dari Indosat. Mana ponsel Nokianya keren lagi. bisa touch bisa juga type. Kayaknya saat ini aku dengan judul emak galau...jauh-jauh dulu deh dari diriku. Meski stay at home mom, tapi masih bisa gaul dan up to date.

Emmm... how about you mom? kalo mo lebih lengkap, bisa cekidot ke sini deh. wokeh?^_^

Tulisan ini diikutsertakan dalam Kontes “Ponsel Pintar untuk Perempuan Indonesia” yang diselenggarakan oleh group EmakBlogger.

Selasa, 29 Mei 2012

Pentingnya Perencanaan dalam Kehidupan Keluarga Kami


Terkadang, ada orang yang dalam menjalani kehidupannya ingin mengalir begitu saja. Tak memusingkan diri dengan rencana-rencana. Tapi, hari gini hidup tanpa rencana, bisa saja berarti bencana. Rencana sesimple apapun, sangat diperlukan di kehidupan masa kini. Terutama rencana financial. Contoh paling sederhana dalam hidupku sebagai ibu rumah tangga adalah, mengatur uang belanja yang minimalis sehingga cukup untuk dialokasikan selama sebulan penuh. Itu adalah rencana financial paling simple. Dan yang telah memiliki rencana dalam belanja ini pun, bisa dibuat gonjang-ganjing serta kocar-kacir, bila ditimpa masalah semacam kenaikan harga bahan bakar minyak yang tentu saja berimbas pada rencana belanja sebulan. Dan menurut saya, alangkah baiknya seorang ibu rumah tangga menyediakan rencana cadangan berupa alokasi dana cadangan untuk hal semacam ini. Soalnya, sekarang sering banget sih harga-harga nggak stabil. Bila kebetulan dana cadangan tak terpakai, kan lumayan, bisa dialihkan sebagai tabungan.

Selain perencanaan belanja sebulan, yang paling perlu dan penting dipikirkan adalah rencana masa depan berupa perencanaan dana kesehatan, serta pendidikan anak. Dua hal ini mutlak perlu perencanaan. Dan pada keluarga saya, hal ini sangat terkait dengan adanya solusi perbankan serta asuransi. Kebetulan kantor suami telah menjaminkan dana kesehatan karyawan dengan adanya asuransi dengan plafon yang lumayan mencukupi serta jaringan rumah sakit provider yang luas, hampir di seluruh Indonesia. Kami juga membuat rencana cadangan, dengan mengikuti asuransi lain.

Naura buah hati kami
Untuk pendidikan anak, kami membuat perencanaan berupa tabungan pendidikan berjangka, serta membuka akun asuransi. Pada masa sekarang, sungguh mengerikan bila kita tak mempunyai tabungan atau asuransi pendidikan. Karena sungguh mahal biaya pendidikan jaman sekarang. Sungguh berbeda saat saya masih berkuliah dulu. Dengan harga murah dan terjangkau kantong orang tua saya yang PNS, masih berkesempatan mendapatkan bea siswa pula. Saat ini ada keinginan untuk melakukan tabungan berupa logam mulia juga.


rumah mungil kami
Untuk kepemilikan papan atau rumah, alhamdulillah. Kami akhirnya bisa beralih mengalokasikan dana kontrak rumah pada kredit cicilan rumah. Rasanya sayang mengeluarkan uang untuk kontrak rumah tapi kami tak pernah memilikinya. Beda bila kami alokasikan dana tersebut untuk kredit kepemilikan rumah. Meski mungil, tapi alhamdulillah tak lagi mengontrak. Semoga kami bisa melunasi. Dalam hal inipun, kami tak lepas dari solusi perbankan serta asuransi. Karena kredit kepemilikan rumah kami pun dilindungi dengan asuransi juga.

Sepertinya, kehidupan kami atau orang-orang masa kini memang tak bisa/sulit terpisah dari kegiatan perencanaan. Dan utamanya perencanaan keuangan yang melibatkan institusi financial, baik perbankan maupun asuransi.

Kepemilikan kartu kredit pun bagi kami sangat membantu. salah satu produk perbankan yang asal kita mengerti cara pemakaian yang tepat bisa sangat membantu kita. Asal kita selalu ingat, bahwa kartu kredit adalah kartu hutang, yang harus segera dilunasi sebelum jatuh tempo, agar kita tak terbelit hutang berupa bunga ataupun bunga berbunga.

Saat hendak mengajukan kartu kredit pun, kita harus memiliki rencana. Semisal, apakah memang diperlukan, kemudian menilik kesehatan financial kita, apakah kita mampu melakukan pembelian kredit melalui kartu kredit tersebut, apakah bisa mengubah transaksi tersebut menjadi transaksi cicilan kredit, apakah kita mampu melunasi sebelum jatuh tempo dan sebagainya.

Memanfaatkan fasilitas kartu kredit tanpa iuran tahunan atau pembayaran iuran tahunan dengan memanfaatkan poin yang diperoleh, memanfaatkan cicilan ringan ataupun cicilan dengan bunga nol persen, merupakan salah satu fasilitas dari kartu kredit yang kami pakai. Juga tentu saja memanfaatkan poin yang diperoleh dari pembelanjaan kartu kredit yang bisa ditukar dengan bermacam produk.

Dan saat bertugas ke luar negeri sementara mata uang asing belum di tangan, sedangkan kita sangat perlu melakukan pembayaran, penggunaan kartu kredit-terutama yang memiliki jaringan internasional- juga sangat membantu. Tapi kembali lagi, kita harus ingat dengan tenggat pelunasannya.

Dan produk perbankan serta asuransi masa kinipun makin banyak variasinya dengan fitur-fitur yang makin mempermudah nasabah. Semakin meluasnya cabang-cabang institusi perbankkan, semakin meluasnya jaringan ATM, juga fitur perbankkan canggih semisal phone banking, sms banking, serta e-banking yang mendukung kemudahan bertransaksi. Salah satu institusi perbankkan swasta nasional yang memiliki jaringan kuat serta luas, dan layanan perbankan yang beraneka ragam adalah Bank Central Asia (www.bca.co.id)

Makin banyak pilihannya pula. Ada industri perbankan serta asuransi konvensional, ada pula industri perbankan serta asuransi syariah. Orang bebas memilih sesuai kehendak, baik kehendak secara rasional, maupun secara hati, kemantapan dalam menyempurnakan menjalankan kehidupan beragamanya. Dengan perbankan maupun asuransi syariah, mereka menjalankan transaksinya dengan system bagi hasil. Jadi bagi umat islam lebih syar’i.

Terbaru dalam list perencanaan keluarga kami yang sangat terkait dengan bantuan layanan perbankan adalah kredit kepemilikan mobil yang rencananya sangat ingin kami wujudkan dalam waktu dekat. Ah, semoga Tuhan mengabulkan keinginan kami.
Demikianlah sebagian bentuk rencana financial keluarga kami. Tentu saja kami selalu mencari informasi lain yang membantu keadaan financial kami hingga nanti suatu saat kami bercita-cita mencapai kehidupan dengan kebebasan financial. 

blog ini diikut sertakan dalam blog competition di :


Kamis, 24 Mei 2012

Arti Kata KEPO

Iseng amat yak, tapi gak apalah buat pengetahuan bahasa kita yang memang dinamis dan berkembang. Kepengen tahuan bin keingin-tahuan saya bermula saat salah satu teman saya meng-update status tantang KEPO. menurut status dia, Kepo artinya ketemu pocong. serem amattt...

Kemudian keingintahuan saya berkembang saat nonton "Galau Nite" di Metrotv yang membahas tentang KEPO. after that, pinjem deh laptop ayahnya ola buat browse apa sih the actual meaning of the KEPO.

Ternyata, arti KEPO untuk beberapa versi bahasa, kurlebnya hampir sama, antara lain adalah:

1.Berasal dari bahasa hokkian.
Ke = Bertanya, Po (Apo) = Nenek2. Jadi artinya nenek2 yg suka bertanya2. Pingin tau banget gitu..
A : km lagi dimana? ngapain? sama siapa?
B : kepo banget sihh...
 
2.mau tau urusan orang lain
A : gimana kabar si sandy sama cewnya udh putus belom??
B : kepo bngt si...
 
3.Kepo itu singkatan dari kira2 Knowing Every Particular Object. Artinya ya sama maknanya kayak mau tau aja.
A :*BBM-an sama pembokat
B :*ngelirik Oi bbm siape lu?
A :Dih siapa lu? Kepo bet sih
 
4.(kata sifat) suka mencampuri urusan orang lain; gapil; usil
Asal: Bahasa Cina (Hokkian) kay poh (atau kaypo) http://www.aussiepete.com/2008/05/singlish-language-guide-for-foreigners.html
Udah, urusin aja urusan lo sendiri. Jangan suka kepo, ah.
 
5.Kepo > bahasa Hokian
ga dimintai bantuan eh malah bantu
ga ditanya eh malah pasang gaya tao
Nobody ask her/him lah kok nimbrung ==a sih ??
A : Eh lu da punya pacar yah =D
B : =) hehe (cm jwb dg senyum soalnya A penggosip)
C : Udah tuh, kan A jadian ama Felix, bla bla bla
Trus A diam2 marah deh, C nih kepo banget sih
 
6.singkatan dari kek pembokat (kayak pembantu), banyak nanya...disuruh ngrjain a byk tnya dulu, gag tanggap.
a : eh kita hang out yuk besok!
b : kemana? enanknya ngapain y? menurut lo butuh dana berapa y?
si b kepo

7. Kepo=ketemu pocong,.. deuhhh..jangan ampe deh,

o, iya sumber ini berasal dari: http://kitabgaul.com/word/kepo

Catatan Hati Ibu Bahagia : Sebuah Cathar Keren

Ah.. akhirnya selesai juga baca buku ini. Buku hadiah Kuis dari mbak Leyla Hana langsung euy.
Keren bener deh buku ini. Disampaikan secara santai ala obrolan ibu-ibu curhat, eits..tapi bukan ngegosip yak. 

Membaca buku ini, seperti membaca sebagian diri saya sendiri. Seorang ibu rumah tangga ‘saja’ yang memang kesehariannya berkutat dengan kesibukan sebagai full time mother sebagai karir sejatinya. Sedari pagi setelah ibadah, mempersiapkan sarapan, mempersiapkan masakan dan bekal, membereskan ‘kapal pecah’ sehabis masak, memberikan sarapan pada keluarga, mencuci baju, memandikan anak, dan lain-lain dari pagi hingga petang. Apalagi sebagai ibu rumah tangga tanpa assistant rumah tangga, sungguh pekerjaan yang berat.

Ehemm.. di sini dituliskan sebagai pekerjaan yang berat bukan dengan maksud mengeluh lho. Dan sering kali, pekerjaan yang berat itu masih dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang, baik yang bergender laki-laki maupun perempuan itu sendiri. 

Pada kenyataannya, seperti yang tertulis dalam buku ini, menjadi ibu rumah tangga yang sejati diperlukan otak, dan otot. Perpaduan diantara keduanya bersinergi menjadi pengetahuan akan ketrampilan menjadi ibu rumah tangga cerdas, yang mampu bekerja secara efektif dan efisien, dan tentu saja disertai doa. 

Menjadi seorang ibu, tak ubahnya seorang manager suatu institusi/perusahaan. Bagaimana menjadikan sebuah pekerjaan cepat selesai dengan efisien dan efektif dan tetap memiliki waktu untuk dinikmati sendiri disela kesibukan mengurus keluarga. Salah satu contoh adalah, bagaimana memasak berbagai ragam makanan dalam waktu singkat, mengoptimalkan jumlah kompor yang menyala, mengatur panasnya, disela-sela kegiatan menghasilkan masakan yang lain. Coba bila tanpa strategi, satu jam tak akan cukup.

Dan yang paling memerlukan strategi seorang ibu rumah tangga masalah pendidikan anak. Bagaimana menciptakan generasi cerdas kreatif dengan iman taqwa menuju sebentuk manusia berguna dunia akherat.

Dan menjadi ibu rumah tangga saja sebenarnya merupakan bentuk pemuliaan bagi wanita. Saya masih ingat saat belum resign dari pekerjaan terakhir. Untuk menuju tempat kerja saya, transportasi yang paling efisien secara waktu adalah KRL ekonomi. Dari rumah hingga ke kantor cukup ditempuh dalam waktu 15 menit. Sangat cepat. Berbeda bila saya tempuh dengan kendaraan lain. Tau kan…Jakarta macet. Bisa 1,5 jam bahkan lebih. Sampai kantor sudah sangat lelah. Tapi ya…itu. KRL ekonomi di Jakarta sangat tidak manusiawi. Bahkan menampung melebihi kapasitas penumpang lebih dari 200%(hasil saya baca di Koran). Dan karena daya tampungnya yang ‘gila’ itu, para penumpangnya seperti ‘kehilangan’ empati dan simpati dengan sesamanya. Saat itu saya sedang hamil pun, tak mendapatkan simpati bahkan dari laki-laki dengan cara memberi tempat sekadar berdiri ataupun duduk. Yang ada, ibu hamil tetap bergelantungan. Hiyy..serammm…

Eh, malah jadi curhat. Hehehe…pokoknya intinya buku ini keren banget. Memberikan kisi-kisi gambaran menjadi ibu rumah tangga bahagia, suka dan dukanya, serta kurang lebih cara mengatasi duka saat menjadi ibu rumah tangga yang tentu saja ‘mostly rempong’ dengan gaya tutur asyik. Mbak Leyla juga memberikan contoh-contoh dari rumah tangga Rasullullah Muhammad sendiri, sahabat-sahabat Nabi, dan teladan-teladan lainnya. Juga memberikan contoh-contoh nyata dari kehidupan sekitarnya tanpa ‘pointing a finger at some one’.

Pokoknya yang mau bersiap-siap berumah tangga dan ‘being a full time mom’, boleh deh buku ini jadi rujukan. Selamat membaca..^_^

Senin, 21 Mei 2012

Yang Kedua, Romantisasi Sebuah Kesetiaan Yang Tersia-sia

Cover"Yang Kedua"
Judul Novel  : Yang Kedua
Penulis          : Riawani Elyta
Penerbit        : Bukune

Ah...akhirnya baca juga novel ini setelah kiriman novel ini datang dari penulisnya langsung kumplit dengan tanda tangannya, bareng dengan rombongan novel tulisan beliau yang lain. Tapi entah kenapa untuk novel ini, awal membacanya kok aku kurang begitu ketendang. Jadi awal-awal membacanya aku seperti lambat banget. Atau karena aku lebih terbiasa dengan novel yang memiliki suspense serta agak-agak thriller ya. Ah, sepertinya memang tergantung selera. Saya merasa lebih menyukai "Hati Memilih" dan "Tarapucinno" tulisan mbak Lyta juga. Untung saja berikut-berikutnya saya bisa merasa terpacu membacanya lebih cepat karena bab-bab berikutnya terasa lebih memacu.

Awalnya diceritakan tentang seorang gadis muda yang berpenampilan sederhana, pemalu namun ternyata memiliki suara emas. Betapa suara emasnya hingga memukai seluruh hadirin yang datang pada pesta ulang tahun seorang remaja juga pianis dari acara tersebut. Kemudian disusul cerita bertahun kemudian saat gadis yang bernama Viena itu telah menikah dan sedang mengikuti ajang bakat tarik suara dan menduduki sebagai pemenang kedua. Ternyata ajang kompetisi bakat itu adalah gerbang Viena menuju dunia keartisan sebenarnya. Terutama setelah memenangi lomba nyanyi duet berskala Asia di Singapura dimana dia berduet dengan Dave. Dia adalah peserta kompetisi bakat yang keluar sebagai pemenang pertama.

Dari situlah mulai konflik batin dalam diri Viena dan Dave mulai muncul. Betapa Viena merasa dimanfaatkan oleh Haris-suaminya, namun Viena tetap bertahan pada kesetiaannya pada Haris, meski Haris di sini digambarkan sangat datar, bahkan seperti tak mencintai Viena. Dan betapa Dave dengan segala kelebihan, ketampanan serta kemapanannya -yang sesungguhnya mampu dengan mudah menaklukkan gadis manapun yang memang banyak tertarik padanya- namun justru jatuh cinta dengan sesungguhnya pada sosok Viena. Wanita bersuami yang lemah lembut, pendiam, cenderung pemalu dan terlihat seperti menjaga jarak dengan Dave.

Dan justru yang paling membuat saya menitikkan air mata adalah sepenggal cerita di akhir tentang bentuk nyata sebuah cinta dan kesetiaan dari paman Goh Kee(kata mbak Lyta, ini kisah nyata) yang menjadi inspirasi Dave untuk tetap menggapai Viena dengan segala kelemahannya. Dalam hatiku sempat berharap bila keduanya bila saling menyatu dalam mahligai dengan saling memahami satu dengan lainnya. hehehe...keluar deh sisi romantis mama Ola.xixixi..

Dari sisi bahasa, novel romance ini indah sekali. Mbak Lyta merangkainya dengan kalimat-kalimat yang cendurung bernada puitis. Dari sisi cover juga terasa romantisnya. Dengan coloring yang soft touch bernuansa pink keunguan dan kertas yang memiliki tekstur. yang saya nggak suka justru ilustrasi isi-meski nggak keseluruhan-berbentuk not-not balok yang terlalu besar. Menurut saya sih...cenderung norak. coba dihiasi not baloknya tak segedhe itu dan diselingi vektor bebungaan, dedaunan yang lebut dan curly, aku percaya lebih cantik lagi. Ah...gak penting ya? hehehe...

Oke deh...selamat menikmati buaian lagu-lagu cinta yang didendangkan mbak Lyta dalam novel ini.^_^


Kamis, 26 April 2012

Ping! Sebuah Pesan dari Novel

baru membuka halaman prolognya saja udah tersentuh. Apalagi membaca bab-bab berikutnya. tak terasa air mata aku ngalir dan terasa sesak nafas karena rasa sedih yang membucah didalam dada, serta saluran hidung mampet terisi sebagian cairan air mata.hiks... Itu adalah efek dari membaca novel PING. A Massage From Borneo.

Sebuah novel yang cantik dengan kemasan ringan-karena memang yang disasar anak muda. Novel remaja dengan sebuah misi kelestarian lingkungan. Novel yang diharapkan mampu mengetuk hati generasi muda, untuk mampu aware-peduli dengan lingkungannya. Maka tak heran novel yang tersaji sangat manis ini menjadi pemenang dari Lomba Novel Bentang Belia.

Dari proses pengerjaannya-yang bila orang tau behind the scenenya-pasti akan ter-Wow-wow. Sungguh, bagaimana tidak, dua orang ibu muda yang sibuk dengan kegiatan rutin baik bekerja dan kegiatan berumah-tangganya dengan mengasuh anak-anak dan mengurus suami mereka masing-masing(tentu dengan rasa tanggung jawab penuh dan cinta yang full), tapi masih mampu berkolaborasi dan mewujudkan sebentuk kepedulian akan lingkungan mereka dalam wujud sebuah novel. Dan yang lebih me-Wow-kan lagi adalah...mereka bekerja sama secara online, karena mereka secara geografis terbentang jarang ratusan(em...ada gak ya ribuan...ada kali) kilo meter. mbak Riawani Elyta yang berdomisili di Tanjung Pinang, Kepri dan mbak Shabrina WS yang berdomisili di Sidoarjo, Jawa Timur. Bagaimana mereka berkomunikasi secara intensif, entah media apa aja, kayaknya yg jelas surel alias e-mail dan fb alias buku muka(xixixi).

Mbak Lyta, meski imut dan cantik, tapi beliau sudah seorang ibu, bukan lagi remaja. tapi dalam ramuan kalimat-kalimat dalam novel ini menjelma menjadi sesosok remaja. Remaja yang sepertinya agak sedikit tomboy. Remaja dengan pemikiran unik yang tidak alay, yang memiliki kepedulian lingkungan melebihi rata-rata remaja umumnya(yang jaman sekarang justru lebih sibuk galau-lagi ngetrend.xixixi...meski ga semua sih...). Remaja ini juga memiliki passion dalam bidang kepenulisan, membantu mewujudkan misinya untuk mengajak sesama manusia lebih peduli lingkungan.

Sedangkan mbak Brina, bermetamorfosa menjadi seekor orangutan-tepatnya anak orangutan- yang hidupnya dan kawanannya tengah terancam kepunahan akibat pembabatan hutan untuk lahan sawit. Benar-benar topik yang lagi hangat ya.

Yup..novel ini menyatukan dua genre. Romance remaja dan Fabel. Unik ya. Yang Aku heran kok ya bisa ngeblend.

Mereka berdua melakukan riset melalui seluncur dunia maya, maupun riset lain yang berkaitan dengan keinginan mewujudkan novel yang realistis. dari peta kalimantan, jalur perjalanan, tempat penginapan, biro perjalanan dan sebagainya. Bahkan mbak Brina melakukan pengamatan langsung terhadap perilaku orangutan.(ih..pantesan yak yg ping bisa orangutan banget.xixixi)

Yang jelas, over all si Ping ini keren banget deh. menggugah kesadaran, menepuk tepi-tepi kolam air mataku agak meleleh keluar. Mencolek sisi sensitif hatiku. So..cekidot deh di tobuk kesayangan anda sekalian. buat all my ponakans...boleh deh kalian baca juga. Bagus tuk memperkaya pengetahuan, dan mengasah mata batin.
Ping juga suka baca Novel ini.:D

Senin, 19 Maret 2012

Masjid Cantik di Tanjung Pura : Azizi

Cerita jalan-jalan kali ini, masih terkait dengan jalan-jalan saat ke Istana Maimun Medan. Berselang dua hari, kami diajak kembali jalan-jalan. Kali ini ke Tanjung Pura. Masuk dalam provinsi Sumatera Utara. Kami pergi ke masjid Azizi.



Masjid cantik nan megah ini termasuk dalam peninggalan sejarah. Masjid kuno ini didirikan Kesultanan Langkat, yaitu oleh Sultan Abdul Aziz Djalil RAchmat Syah dan diresmikan tanggal 13 Juni 1902.


Di sisi masjid terdapat komplek pemakaman keluarga kesultanan. disana pula terdapat makam penyair terkenal angkatan Pujangga Baru, Amir Hamzah.


ditengok dari sisi arsitektural, Masjid ini sangatlah elok. hampir senada dengan istana Maimun Medan. Coba saja tengok fotonya.

Istana Maimon Medan

Jalan-jalan ini udah lama berlalu. Tepatnya tanggal 23 September 2009. Berkunjung ke rumah Opungnya Ola untuk berlebaran, dan diajak Uwaknya Ola jalan-jalan ke Istana Maimon Medan. Asyikk...

Istana ini didirikan oleh seorang Sultan Deli, yaitu Sultan Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada tahun 1888. Luas Istana Maimun ini sekitar 2772 meter persegi, yang terbagi dalam 30 ruangan. Arsitektur bergaya campuran antara Melayu, India, Islam, dan sebersit sentuhan Italia. Ya, ada sentuhan Italianya. Kan arsiteknya orang Italia.


TAmpak dari luar, istana ini benar-benar megah. Istana berlantai dua yang terletak di Jalan Brigjend Katamso Medan ini, didominasi warna kuning. Warna khas suku Melayu. dengan bentuk kubah dan kurva-kurva melengkung pada pintu serta gerbang masuk, merupakan pengaruh Islam. Jendela-jendela tinggi, pemakaian teraso dan marmer, merupakan pengaruh Eropa. perpaduan sangat cantik.


Coba tengok langit-langitnya yang menawan. lengkap dengan ukiran, dan lukisan grafisnya. Indah sekali. Dipadukan dengan candelier ala eropa yang mentereng. Ruang Balairung ini makin cantik.


Gaya singgasananya melayu sekali. dominan warna kuning. Diatasnya terdapat lambang istana berwarna dominan biru. sayang, saya nggak tau apa arti lambang istana itu.


Sayangnya, hanya sekejap saja kunjungan ke istana ini. Karena kedatangan kami menjelang Dhuhur, kami harus segera pergi menunaikan sholat dhuhur. Tapi aku senang, bisa mengunjungi Istana Indah milik Indonesia.

Kamseupay

Gara-gara iklan nih, daku penasaran dengan kalimat Kamseupay. rupanya ini singkatan dari kalimat "Kampungan sekali udik payah/kampungan sekali uh payah?" pokokna antara dua ini.

Kata beberapa blog sih, ini istilah jadul. (aih..berarti aku ga termasuk jadul dong.kan ga kenal istilah ini.xixixi) yang lagi marak (lagi) di media social twitter. katanya lagi sih akibat dari pertengkaran seleb-seleb di indonesia. soal siapanya yang bertengkar...tak perlu lah kita bahas disini.bukan urusan kita. ga bagus juga bila malah jadi ghibah.hehehe..rugi dong.

ya sudah.itu aja.sekedar tau aja. jadi iseng deh nulis kamseupay. yang penting...aku orang kampung yang ga kamseupay..(kalee...)^_^

Senin, 05 Maret 2012

Mulai Ngiler Crochet

Aduh...tertarik banget deh pada crochet. Bermula dari mbak Lian, temen seklub emak-emak yang orangnya terampil banget nge-crochet. Aduh...karyanya keren-keren. Jarinya cerdas banget, bisa meliuk-liuk diantara benang. dan nggak cuma benang yang jadi korban kelincahan jari jemarinya. Koran bekas aja, bisa dia sulap jadi keranjang. Byuh....byuh...pintere... Dan nggak berhenti di situ juga! sedotan atau macam2 barang bekas juga disulapnya jadi barang kerajinan yang keren2 dan berdaya jual. Membuat cake-cake yang enak dan cantik, juga merupakan keahliannya yang lain. Beneran ibu rumah tangga terampil deh... Meski dia berkarir dalam jalur ibu rumah tangga, jangan salah ya. Dia berpendidikan tinggi lhoo...Lulusan S1 UGM dan S2 universitas Malaysia.

Seperti chain reaction, minat mbak lian tertular pada ibu-ibu satu klub antara lain mbak ikha, mbak hesty, mbak rini, dan yang akhir-akhir ini tertular tapi belum mulai adalah aku dan mbak viana.hehehe... Tertular virus trampil dan kebaikan yang insyaallah bisa menghasilkan mah....ga nolak.

Melihat ketrampilannya ibu-ibu tersebut, jadi inget eyangnya Ola yang seorang mantan perawat yang juga terampil. Ibuku, beliau pinter masak sayur dan aneka lauk pauk, kue-kue basah atau kering, cake, kue tradisional, membuat kristik, merajut alias crochet, menjahit, menyulam. aduh...pengen.....

Makanya.karena terinspirasi itulah, aku jadi tertarik sama dunia rajutan ini. sebagai langkah awal...pesen benang rajut dan kawan-kawannya,sayang pesanan belum datang. Dan satu lagi, beli buku merajut untuk pemula.:D.

Bismillah...semoga aku bisa.

Sabtu, 25 Februari 2012

Sotoji Soto Jamur Yang Yummy


Beberapa hari yang lalu sample Sotoji telah ku terima. Wuih...asyik nih. dapet tiga bungkus! Pas untuk aku, suamiku dan anakku tuk mencicipinya.

Yang pertama mencicip adalah suamiku. saat itu terus terang aku masih agak takut mencicipinya, karena aku lagi hamil trimester pertama. Bau-bauan mie instant agak membayang-bayangiku. Sungguh aku takut mual. Dan saat itu suamiku memasak Sotoji sendiri, bukan aku yang masak. Kemudian dia memamerkan hasil masakan dia.

"simple lho mah. Enak lagi." kata suamiku seraya menyantap Sotoji dengan lahap. "Baunya ga nyengat kok. trus mienya bukan mie instant, tapi sohun." lanjutnya lagi.

"Jamurnya apaan sih, Yah?"tanyaku.
"Sepertinya jamur tiram. coba liat dikemasan."Jawabnya"bener, jamur tiram. lanjutnya.

Aku jadi tertarik. namun masih agak takut-takut.
***

Esok harinya, giliran anakku penasaran. dia minta padaku untuk memasakkan Sotoji. Aih...ternyata memang baunya nggak merangsang eneg, dan segera kucoba mencicip jamur tiram goreng yang belum ku rebus bersama sohunnya. enak. kriuk-kriuk crispy. Sebagian lagi kurebus bersama sohun Sotoji, dan tak menunggu lama sudah terhidang. "tunggu kak, foto dulu." kataku. Padahal Ola, anakku, sudah tak sabar untuk menyantapnya. Dan ternyata...tak menunggu lama juga buat dihabiskan anakku.


"enak mah."kata anakku.

Akhirnya, dengan penuh percaya diri, aku buat juga Sotoji untuk diriku sendiri. Sohunnya lembut dengan paduan bumbu dengan takaran yang pas, apalagi gurihnya jamur tiram goreng yang melengkapinya. Bagiku, rasa pedasnya juga pas. Bila pecinta pedas yang nendang merasa kurang puas, tak ada salahnya ditambahkan irisan rawit merah. atau dikomplitkan dengan telur. makin maknyus. Dan tak menunggu lama, habis sudah soto enak yang pembuatannya hanya sekejap itu. Satu yang jadi pertanyaanku, kapan soto enak ini akan dilempar ke pasaran dan mudah mendapatkannya? Sotoji soto jamur yang yummy...

*tulisan ini disertakan dalam lomba review sotoji yang diselenggarakan Sotoji dan komunitas blogger depok DeBlogger : http://www.sotoji.com/index.php/lomba-blog-sotoji/

Kamis, 23 Februari 2012

Cinta dan Sayang


Cinta dan sayang, dua buah kata yang menyenangkan untuk didengar. Keduanya berkecenderungan memiliki korelasi positif dengan kebaikan, dan keduanya sama-sama melibatkan dua pihak. Yakni pihak yang menyintai dan menyayangi disatu sisi, pihak yang dicintai dan disayangi disisi lain, atau dua pihak itu saling mencintai dan menyayangi.

Makna sayang itu sendiri, asal kata dari kasih sayang adalah bentuk afeksi (affection) yang timbul dari kondisi-kondisi sekitar personal yang merasakan perasaan sayang tersebut. Biasanya perasaan ini lebih dari sekedar empati/simpati atau lebih dari hubungan pertemanan. Meski dalam hubungan pertemanan memang memungkinkan timbulnya rasa sayang. Biasanya hubungan pertemanan yang lebih dalam lagi umumnya disebut orang sebagai persahabatan. Sayang dalam persahabatan itu sendiri biasanya timbul setelah melalui pahit getir hidup yang dihadapi sesama teman, merasakan seperjuangan, merasa sependeritaan, dan sebagainya.

Dalam hubungan kekeluargaan atau kekerabatan, kasih sayang timbul dari hubungan darah. Semisal kasih sayang orang tua yang dicurahkan pada anaknya. Kasih sayang seorang suami istri timbul bersama dengan cinta.

Dan bersama berjalannya waktu, bentuk kasih sayang itu bisa saja menguat atau melemah. Sangat tergantung juga dengan kondisi sekitar personal-personal tersebut. Apakah memupuk untuk menguatkan, atau malahan merongrong dan akhirnya memporak-porandakan.

Cinta sendiri adalah, bentuk emosi yang timbul antara dua personal yang berkorelasi positif dengan bentuk-bentuk kebaikan seperti sayang (itu sendiri), empati-simpati, pengorbanan, pembelaan, rasa ingin menyenangkan, dan sebagainya. Cinta adalah sebentuk perasaan yang rumit. Sering kali orang sulit membedakan apa yang ia rasakan, karena sering pula cinta seperti dibiasi rasa yang lain.

Jadi cinta adalah bentuk yang lebih spesifik lagi dari sayang. Cinta atau love memiliki kecenderungan diarsir oleh hawa nafsu, rasa ingin memiliki, mewujud dalam romantisme, dan asmara.

Namun demikian, terkadang cinta bagi sebagian orang dengan komposisi rasa sayang yang tinggi, mampu menekan bentuk rasa ingin memiliki. Bahkan pada beberapa orang yang lain, cinta dengan komposisi rasa sayang yang rendah dan hawa nafsu yang tinggi malah menutup rasa cinta itu sendiri, menjadi sebuah rasa yang bisa jadi malah bukan wujud dari rasa cinta itu sendiri, atau berubah menjadi benci.

Maka dari itu, Tuhan Yang Maha Mengetahui setiap hati hambanya, memiliki tuntunan ajaran dalam bentuk agama yang memiliki kitab suci, sebagai pedoman hambanya agar tak tersesat antara bentuk cinta yang benar dan bentuk cinta yang salah.

Demikianlah definisi cinta dan sayang menurut saya, mahluk yang juga masih selalu berjuang untuk mempertahankan dan menguatkan cinta dan kasih sayang.



* tulisan ini diikut-sertakan dalam lomba :BLOGGER BICARA CINTA  blog detik.

Selasa, 21 Februari 2012

Ibu Adalah Bagian Arsitek Bangsa

Sebuah ungkapan kondang (bukan hadist) bahwa "Wanita adalah tiang Negara, apabila wanita itu baik maka Negara akan baik, dan apabila wanita itu rusak maka Negara akan rusak pula", insyaallah ada benarnya. 

Seorang Ibu, yang nota bene adalah wanita - tanpa mengesampingkan dan mengecilkan peranan seorang ayah - adalah pokok atau tonggak dari suatu bangsa. Semenjak anak itu masih berupa sel telur dan saat pembuahan dengan menyebut Nama Tuhan, Ibu dan Ayah memohon pada Tuhan, bila kelak menjadi janin adalah janin yang sehat. Bila kelak lahir menjadi anak yang sempurna fisiknya, sempurna juga akal budinya, dan bertumbuh menjadi anak sholeh/sholeha yang cerdas, sehat, dan berguna, baik bagi dirinya, keluarganya, lingkungan sekitarnya, maupun bagi bangsa dan negaranya.

Semenjak dari dalam bentuk janin, seorang ibu akan berusaha memberikan nutrisi terbaik bagi buah hati dalam kandungannya. Ibu akan berusaha menghindari atau berpantang makanan-makanan yang hanya akan merugikan buah hatinya, atau kesehatan dirinya yang juga terkait dengan kesehatan janinnya.

Ibu juga akan berusaha mengoptimalkan konsumsi makanan yang mendukung perkembangan dan kesehatan janinnya baik melalui makanan sehari-hari yang seimbang, dan dilengkapi susu pendukung ibu hamil, kadang juga dengan mengkonsumsi jenis vitamin ibu hamil, terutama folat. Jaman yang modern ini, seorang ibu hamil telah dapat mengkonsumsi susu khusus ibu hamil yang lengkap kandungan gizi pendukung kehamilan. Biasanya susunya telah lengkap kandungan asam folat, DHA, iron atau zat besi, dan kalsium. Kombinasi ini biasanya disebut dengan ADIK untuk mengingatnya.

Asam folat sendiri mempunyai berperan penting dalam pembelahan sel janin. kekurangan asam folat bisa mengakibatkan spina bfida atau kelainan sumsum tulang belakang yang tidak menutup dengan sempurna, dan kelainan bayi yang tak memiliki batok kepala. Sebenarnya sumber-sumber folat juga terdapat pada beberapa sayuran seperti brokoli, bayam, asparagus, juga pada hati, dan serealia. Namun, terkadang seorang ibu hamil yang mengalami emesis lebih memilih susu sebagai pengganti makan beberapa macam sayuran atau makanan itu.

DHA adalah asam lemak yang penting dalam pembentukan komponen otak. DHA sendiri bisa terkandung dalam ikan laut, kuning telur dan susu.

Iron atau zat besi, sangat berperan dalam pembentukan plasenta, dan pembentukan sel darah bagi ibu dan bayinya. Zat besi bisa ditemukan pada makanan berupa daging sapi, hati sapi, udang, kerang, beberapa kacang-kacangan, dan beberapa sayuran seperti bayam dan kangkung.

Kalsium berperan penting dalam pembentukan tulang dan gigi bayi. Kalsium juga mendukung kekurangan kalsium pada ibu hamil yang bisa berakibat osteoporosis pada ibu hamil. Kalsium bisa didapatkan dari susu, bayam, brokoli, ikan teri dan beberapa kacang-kacangan.

Tak hanya menjaga konsumsi makanan, seorang ibu yang tengah mengandung juga akan berusaha "memperkaya" kecerdasan janinnya melalui mendengarkan pembacaan ayat-ayat kitab suci, hingga instrumentalia musik klasik yang oleh banyak kalangan dan banyak artikel di klaim membantu meningkatkan kecerdasan janin selain menenangkan baik ibu maupun janin.

Ibu yang tengah mengandung juga akan menjaga kesehatan dengan menghindari paparan polusi, dan berolah-raga yang cukup yang sesuai dengan jenis olah raga untuk ibu hamil.

Semenjak bayi telah lahir pun, seorang ibu akan memenuhi hak-hak anaknya semisal mengusahakan terpenuhinya ASI eksklusif. Bila pun seorang ibu mendapatkan hambatan berupa tak munculnya ASI, mereka akan mengusahakan susu terbaik pengganti ASI yang telah diformulasikan mendekati kebaikan ASI. Atau di jaman ini, telah muncul pula bank-bank ASI.

Karena ibu, adalah guru terbaik bagi anaknya, seorang ibu juga akan mengusahakan pendidikan terbaik bagi putra putrinya. Pendidikan awal pra sekolah yang paling sederhana dan murah, bisa dengan membacakan cerita atau dongeng sesuai usia, mengajak bermain-belajar bersama, dan memberikan perhatian dan kasih sayang. Seorang ibu juga diharapkan mengajarkan perilaku sopan santun juga empati-simpati pada anak. Pendidikan sopan santun serta rasa empati-simpati itu sendiri paling mudah diajarkan melalui contoh dan tuturan sederhana.

Maka dari itulah, Ibu adalah bagian arsitek bangsa. dimulai dari pemberian gizi, hingga pendidikan.

Tulisan ini disertakan dalam "Lomba Blog NuB" pada link : http://nutrisiuntukbangsa.org/blog-writing-competition/

Ngeblog Bagi Mama Ola


Aktivitas Ngenet (bukan ngernet ya...) bagiku sangat menyenangkan. Bisa "ketemu" teman-teman melalui media sosial online atau pun bercakap-cakap dalam chat box-chat room. Bercanda dan mengenang masa kecil atau masa-masa muda saat masih bandel di sekolah dulu (duh...jadi inget deh, sekarang udah emak-emak). Saling bertanya kabar teman-teman maupun guru-guru pengajar kami. Atau pun tukar informasi dengan mantan teman kantor lama.

Selain itu, bisa belajar sana-sini baik lewat group-group facebook maupun blogwalking. Belajar dari masalah kerumah-tanggaan hingga seputaran hoby. Memasak, merawat anak, merawat diri, memanjakan suami, belajar menulis, belajar olah gambar secara digital, merajut dan sebagainya.

Melalui internet aku juga bisa menghibur diri dan  update informasi/berita terkini. Beberapa situs dan blog berisi cerpen, resensi buku dan resensi film, review tempat makan, review lokasi wisata dan sebagainya. Beberapa penulis malah suka rela memberikan softcopy novelnya baik melalui situs maupun fanpagenya. Asyiknya gratisan. He..he..he..

Dan bagiku sebagai emak-emak rumah tangga yang difasilitasi suami dengan jaringan internet, tentu saja aku suka ngeblog. menuangkan ide tulisanku baik artikel sederhana, resep masakan yang pernah aku coba, atau sepenggal hasil belajar menulis baik berupa cerpen sederhana hingga puisi seadanya.

Senang rasanya bila blogku ada yang mengunjungi. Maklum, di bidang blogging, aku adalah newbie, anak bawang atau anak bau kencur. Sebenernya suka ngeblog sih udah sedari masih bujang. Tapi karena dulu memanfaatkan fasilitas kantor di saat jam istirahat saja, tapi malah sering tak bisa leluasa menggunakannya. Namanya juga fasilitas kerja. Harusnya digunakan hanya untuk bekerja kan? Cuma nebeng tidak maksimal bloggingnya. akhirnya sempat tak ngeblog lama hingga aku pun lupa passwordnya dan kutinggal saja.

Melalui blogging juga, bisa menghasilkan rupiah. Baik melalui event dan lomba, ataupun pasang iklan berbayar. Namun yg kedua aku belum menerapkannya. Jadi, bagiku ngeblog sangat mengasikkan. terkoneksi dengan teman-teman sesama blogger, dan saling berbagi ilmu.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Kontes “Ngeblog di Mata Perempuan” yang diselenggarakan oleh EmakBlogger”pada : http://emak2blogger.web.id/

Minggu, 19 Februari 2012

Alhamdulillah Menang BCC

Nggak nyangka euy menang lomba blogger bicara cinta dari blog detik. jam 6an PM dikasi kabar sama mbak Niar a.k.a Bundanya Fiqthiya kalo ada lomba ini. dan langsung aja aku ikutan dengan deadline jam 10 PM hari itu juga.

pagi-pagi, dalam keadaan terkapar karena diare, ternyata dpt sms dari mbak Ikha Pratiwi katanya aku jadi pemenang minggu ini. Alhamdulillah. Sesaat sempat fresh rasa badanku yang terkapar. sementara nunggu scan KTP dulu. senengnyaa....

Jumat, 17 Februari 2012

Menjaga Cinta Sepanjang Masa

Sudah lima tahun kami mengayuh biduk rumah tangga. Membangun mahligai dengan pondasi agama, dan berbagai material mahligai baik secara materi maupun secara ruh. Tak pernah aku berharap suatu hari akan dihinggapi rasa bosan. Sungguh sepenggal kata yang cukup menyeramkan bagi sebuah pasangan rumah tangga. Banyak yang akan terkena imbas bagi satu kata ini. Anak-anak terutama. Sungguh kasian mereka bila turut merasakan ketidak-harmonisan dalam sebuah keluarga. Apalagi yang paling didambakan dalam sebuah keluarga oleh anggotanya, selain kebahagiaan hidup di dalamnya. Dan kebahagiaan bukanlah melulu materi. tapi juga kebahagiaan yang tak terbeli rupiah, namun bisa diciptakan dari hal-hal sederhana seperti perhatian dan cinta setulusnya.

Sebentuk cinta yang dikaruniakan Allah padaku adalah berkah luar biasa yang aku dapatkan setelah perjuangan mencari cinta sejatiku bertahun yang lalu. Betapa Allah telah memberikan yang terbaik bagiku. Aku masih ingat ketika satu persatu sahabat-sahabatku mulai menikah, meninggalkan kehidupan melajang. Dan mulailah aku merasakan sepinya dunia. Tiada lagi tempat aku bisa berbagi bahagia dan berbagi duka. Hingga akhirnya aku memulai perjuangan mencari cintaku. Jatuh dan bangun menemukan pasangan sejati juga ternyata tak mudah. Mulai dari berbeda visi, berbeda misi, berbeda agama, hingga penghianatan. Terkecap pahit di hati. Namun aku sungguh bersyukur di kemudian hari. Sungguh berkah bagiku tak menjadi pasangan mereka lagi. Hingga pada suatu ketika datang laki-laki yang dengan tulus dan serius meminangku, laki-laki yang memiliki visi, misi dan satu ruh dalam agama. Bukan hanya meminangku sebagai pacar, tapi sebagai istri. Sungguh bahagianya hati seorang wanita.

Dalam mengarungi biduk rumah tangga pun ada lekuk likunya, suka dukanya, manis getirnya. Namaya juga hidup. Ritmenya juga tak melulu datar. Sesekali kadang berselisih paham yang syukurnya lebih sering menemukan muara yang sama dibanding bermuara beda.

Kesalahan dan kekhilafan pun tak lepas dari kami yang sesungguhnya hanya manusia lemah ini. Terkadang meleleh saat diterpa ujian. Hanya saja, kami berusaha untuk saling menguatkan kembali. memaafkan salah atau khilaf kami masing-masing. Kembali bercermin pada diri apa-apa kekurangan untuk berusaha memperbaikinya.

Belajar melupakan kesalahan pasangan juga penting. apa-apa yang kita ingat adalah kebaikan-kebaikannya saja. Melupakan kesalahan adalah seumpama menulis di atas pasir kering. Biarlah angin kedamaian menghapusnya. Dan mengingat kebaikan-kebaikan adalah seumpama memahat pada baja, biar terpahat abadi sepanjang masa.

Dan justru lika liku hidup yang mampu dihadapi itu kami harap menjadi bekal di masa depan kami. mampu kami petik hikmahnya sebagai pelajaran hidup. Dan itulah penguat cinta. Semua tak lepas dari berkomunikasi dengan fikiran yang jernih, berusaha mencari solusi bersama, dan bersama-sama pula sebagai penjaga cinta sepanjang masa. Mencari ridho Allah untuk menggapai surga.

* tulisan ini diikut-sertakan dalam lomba :BLOGGER BICARA CINTA  blog detik.

Sebentuk Eksis Positif Seorang Ibu Rumah Tangga

Melepas karir jalur resmi sebagai seorang pekerja, dan mulai menapaki jalur karir baru sebagai Ibu Rumah Tangga adalah tantangan besar buatku yang telah terbiasa bersosialisasi baik dengan teman sekerja maupun teman hangout. apalagi dengan lingkungan rata-rata tetangga yang lumayan tertutup, gak banyak gaul. Hal demikian tentu membuat jenuh.

Tapi hari gini dengan tekno yang makin melesat, tantu tak maulah aku terjebak menjelma seperti katak dalam tempurung. Adanya internet yang semakin mudah dijangkau kantong, terutama kantong ibu rumah tangga, sangat membantuku memperkaya diri atau berbagi pengetahuan dan berbagai ilmu kerumah-tanggan.

Dengan adanya jaringan internet terjangkau, aku sebagai ibu rumah tangga tanpa background pendidikan kerumah-tanggan bisa mencari pengetahuan-pengetahuan baru melalui browsing di internet, dan blogwalking. Baik tentang resep masakan, resep cake, kue tradisional, dan tips urusan dapur, sampe masalah tentang kesehatan keluarga. Atau urusan remeh tapi penting semacam latest fashion, dan cara-cara berdandan yang cantik, ga menor, dan simple. Atau mencari-cari info tempat liburan hingga tempat makan keluarga yang murah tapi enak, film terkini hingga lagu-lagu. Dan tentu saja pengetahuan asyik semacam teknik dan tips olah digital kesukaanku yang aku peroleh melalui otodidak dengan panduan buku dan internet. Apalagi pengetahuan melalui internet lebih up to date dibanding buku. Selain itu lebih murah meriah. Tak perlu takut juga ketinggalan berita, baik berita penting hingga berita infotainment, karena itu juga tersedia di internet. mau nonton tayangan tv pun bisa dilakukan. Pakai internet, banyak bisanya. asyik deh.

Gak cuma menyerap pengetahuan lho. Melalui internet seorang ibu rumah tangga bisa juga berbagi pengetahuan. Baik tentang pengalaman pribadi maupun dari pengetahuan yang di dapat secara formal. Senang rasanya bisa berbagi pengetahuan. Apalagi kalau kita tahu kalau pengetahuan yang kita share bermanfaat bagi orang lain. Kebahagiaan yang sederhana namun menyenangkan.

Dan melalui internet juga, aku menemukan kembali kawan-kawan lamaku, bertemu juga sahabat-sahabat baru, serta menggali potensi lain dalam diriku.Aku suka masih bisa eksis disela kegiatanku sebagai ibu rumah tangga. I love Internet.

***
tulisan ini disertakan dalam lomba blog dunia AXIS
info selengkapnya ada di :http://duniaaxis.co.id/2012/01/16/blog-writing-competition-eksis-dengan-internet/
(http://duniaaxis.co.id)